Breaking News

Taste Of Java

Landmark Kudus

Listrik Kudus

Bupati Kudus

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Monday, 20 January 2014

Honor Menunggu Lelangan Bengkok Desa

Taman Kanak-kanak (TK) Pertiwi di belakang Balai Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, memiliki ruangan yang tidak terlalu lebar. Terlihat anak-anak bermain dengan riangnya di lokasi tersebut. Di ruangan itu, diisi sebanyak 50 siswa dengan lima guru.
      Salah satu guru perempuannya sudah menginjak usia lanjut. Meski begitu, dia masih gesit dalam dalam menghadapi siswa-siswanya. Dialah Suparminah 59, guru yang sudah mengajar di TK Pertiwi Kesambi sejak 1982.
    Suparni yang biasa di panggil jari ini merupakan tidak tetap(GTT) yang penuh lika liku. Perjuangan mengajar dan mencerdaskan anak didiknya patut di contoh, meski dengan honor yang tidak sesuai dengan pengabdiaanya.  ''Saya awal mengajar 1982. Honor yang saya terima Rp 4000 per bulan. Waktu itu, saya mengajar dengan jumlah 54 Siswa dan seorang diri. Saya waktu itu di pasrahi desa setempat untuk mendidik anak. Padahal saya tidak ada basic pendidikan guru. Hanya rumah tangga biasa'' kata Suparni.
    Kemudian, setelah berjalan semakin banyak murid di TK tersebut, Jari di bantu seorang guru Sofiatun yang sekarang ini menjadi kepala TK Pertiwi Kesambi. Meski tidak ada basic pendidikan, dengan luwesnya jari mengurus murid dan mendidiknya dengan baik.
    Menurutnya, honor yang di prolehnya di tabung sedikit demi sedikit sampai akhirnya bisa membeli tanah sendiri di tahun 1990 an, Jari kontrak rumah dan sering berpindah pindah. ''Honor saya dulu, kalau tidak mengajar ya, dapatnya cuma Rp 2.000 per bulan, kalau full ngajar baru penuh. Tiap pergantian kepala desa honor naik Rp 10 ribu. Jadi sampai tahun 2000-an honor saya Rp 40 ribu per bulan. Bahkan sering honor guru di pinjami uang dari kepala sekolah,'' tandasnya.
    Jari mengaku, seringkali honor yang di terima menunggu pihak desa menjual sawah (lelangan bengkok) sehingga sering di rapel. Menurutnya, baru baru ini ada peningkatan honor menjadi Rp 140 per bulan dan baru satu tahun ini mendapatkan tunjangan fungsional yang di terimanya tengah tahun sebesar Rp 1,5 juta. 
''Kalau satu tahun saya dapat tunjangan fungsional Rp 3 juta di potong Rp 340 ribu tapi tidak tahu di potong untuk apa. Tapi saya tetap berbagi dengan guru guru  lain yang belum dapat tunjangan, berbagi rezeki dengan lainnya,'' jelasnya.
   Ibu empat anak ini sangat peduli dengan pendidikan. Dia sempat mengikuti tes sertifikasi sampai tiga kali namun tidak lulus. Meski usianya tidak muda lagi, tapi untuk mencari pengalaman dan menambah ilmu tidak kalah dengan guru guru muda. ''Kalau ada seminar saya ikut. Saya juga tidak kecewa belum lulus sertifikasi, saya anggap pengalaman,'' imbuhnya.
   Jari mengatakan, akan tetap mengabdi pada pendidikan sampai dia sudah sudah tidak di butuhkan lagi. Selama masih di perlukan, Jari akan tetap mengajar meski honornya sedikit. Sebab, yang paling penting baginya murid murid bisa pintar dan kelak bisa menjadi orang orang sukses.
   Untuk sekarang ini, kondisi TK Pertiwi yang diajarnya muridnya semakin berkurang karena ada saingan dari TK lain dan Playgroup yang lebih maju. Jari merasa sedih dan prihatin jika suatu saat TK tempat mengajar semakin lama tidak mendapatkan murid dan akhirnya di tutup. ''Saya harap TK ini bisa bertahan lama, kasihan guru guru di sini jika TK-nya bangkrut. Saya ingin pemerintah memperhatikan TK pertiwi yang lokasinya di desa, harapnya.(*Lil)

Sumber: Radar Kudus

#Sang_Pejuang 
*Redaksi
Read more ...

Wednesday, 15 January 2014

Gebyar Maulid, Se Ekskaresidenan Pati



  ‪KUDUS_ISK- Lomba Keagamaan tingkat SMP/MTS se eks Karesidenan Pati yang diadakan di SMA 1 Kudus berjalan sangat meriah. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari. Yakni Lomba yang diadakan Selasa Kemarin, (14/1) dan dilanjutkan oleh pengumuman hasil lomba dan pengajian hari rabu ini (15/1). Acara yang bertajuk " GEBYAR MAULID" ini diadakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H serta untuk meningkatkan iman kepada Allah SWT dengan mengisi kegiatan-kegiatan yang positif bagi pelajar. Kegiatan ini juga merupakan program dari OSIS SMA 1 Kudus sub seksi Kerohanian Islam yang diadakan tiap tahunnya.
Berikut hasil lomba dari kegiatn Gebyar Maulid tersebut,

1. MTQ

-PUTRA-
Juara I : SMP 2 Kudus
Juara II : MTS NU Nurul Huda
Juara III : MTS Hasyim Asy'ari, Bangsri Jepara

-PUTRI-
Juara I : MTS NU Banat Kudus
Juara II : SMP NU Putri Nawa Kartika
Juara III : MTSN 1 Kudus

2. REBANA

Juara I : MTS NU Banat Kudus
Juara II : MTS Hasyim Asy'ari, Bangsri Jepara
Juara III : SMP 1 Jekulo

3. MSQ

1. Juara I : MTS NU Banat Kudus
2. Juara II :SMP NU Putri Nawa Kartika
3. Juara III :MTS Miftakhul Falah, Dawe

4. Kaligrafi

1. Juara I : MTS NU Banat Kudus
2. Juara II : NU miftakhul Falah
3. Juara III : SMP NU Putri Nawa Kartika

5. CCQ

1. Juara I : SMP NU Putri Nawa Kartika
2. Juara II : SMP 1 Kudus
3. Juara III : MTS NU banat Kudus

#HKR  #Sang_Pejuang #Qiong lumpuh
*Redaksi

Read more ...

Tuesday, 14 January 2014

PORSENI, Dunia Persaingan Prestasi

 KUDUS-ISK- Menumbuh kembangkan nilai nilai kreasi atas kemampuan di setiap kalangan pelajar di dunia persaingan prestasi, Pimpinan Cabang IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama') bersama IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama') mengadakan PORSENI(Pekan Olahraga dan Seni) di hari Selasa 14/1 bertempat Gedung Gor dan Taman Krida wisata kabupaten Kudus. Acara ini di ikuti peserta  setiap delegasi masing masing kecamatan yang ada di kabupaten Kudus dengan berbagai macam perlombaan di antaranya,
1.Kategori untuk PAC(Pimpinan Anak Cabang) di setiap kecamatan, yaitu Paduan suara, Tertib Administrasi ,Teater, LCC(Lomba Cerdas Cermat),lomba Pelantikan terbaik, Footsall, Badminton, Rebana, dan Peraturan Baris Berbaris(PBB)
2. Kategori untuk Tingkat PK(Pimpinan Komisariat) di setiap sekolah, yaitu Membaca Tartil Al Qur'an(MTQ), MC Bahasa Jawa, dan Debat Bahasa Inggris.
3. Kategori untuk Ranting, di seluruh desa yaitu Reportase.
Dengan ketua panitia M.Romli dan Pimpinan Cabang IPNU, Dwi Saifullah bersama Risda Umami PC IPPNU kabupaten Kudus, mampu mendatangkan ratusan keanggotaannya yang memenuhi area ajang kompetisi dengan semangat dan antusias dalam berpartisipasi. Satu hari penuh kompetisi prestasi ini di adakan dengan perolehan hasil Akhir, Juara Umum di peroleh oleh Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Jati, Juara yang ke dua di peroleh oleh Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Kota dan juara yang ketiga di raih oleh Pimpinan Anak Cabang kecamatan Kaliwungu.
Rencananya hasil kejuaraan di tingkat Pimpinan Cabang IPNU bersama IPPNU kabupaten kudus ini, akan di tingkatkan ke arah Pimpinan Wilayah, dimana ajang kompetisi ini mewakili dari kota masing masing dan berkompetisi seluruh wilayah sekaresidenan Pati.

#Sang_Pejuang
*Redaksi


Read more ...

Friday, 3 January 2014

Lambang Kabupaten Kudus yang Elok Serta Penuh Dengan Arti

apa dari arti sebuah lambang Kabupaten Kudus itu ? 
nah untuk anda yang belum mengetahui arti tersebut, kami akan memberitahukan kepada anda mengenai lambang dari kabupaten kudus berserta simbol-simbol yang
berada di dalamnya.




lambang Kabpaten Kudus terbagi dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian atas, tengah dan bawah, yaitu : 
=> Bagian Atas
   - Tulisan KUDUS, berarti nama wilayah/daerah, yaitu Kabupaten Kudus.
   - Ukir-ukiran, melambangkan nilai-nilai cipta dan budaya yang tinggi dari rakyat Kudus
=> Bagian Tengah
   - Menara Kudus, melambangkan kebesaran agama Islam
   - Bintang Sudut Lima, berarti keteguhan beragama/Iman
   - Keris bengkok/eluk sembilan, lambang ksatria
   - Pohon Beringin, lambang kepemimpinan dan pengayoman.
   - Empat tingkat lantai alas / altar dan lima mata rantai, berarti tahun proklamasi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indoneia 1945
   - Rantai, berarti persatuan
   - Dua buah gunung, berarti adanya sumber kekayaan alam.
   - Warna biru tua, berarti ketenangan dan keuletan.
   - Tanah datar, melambangkan cita-cita keadilan sosial yang merata
   - Warna Hijau, berarti kesuburan.
   - Langit, melambangkan cita-cita yang tinggi dan luhur.
   - Warna biru muda, berarti tenang dan bersemangat
   - Setangkai padi, melambangkan kemakmuran pangan
   - Jumlah padi tujuh belas butir, berarti tanggal Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia 17-8-1945
   - Buah kapas, melambangkan kemakmuran sandang
   - Jumlah kapas delapan, berarti bulan Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia 17-8-1945
   - Warna hitam, berarti abadi
   - Bendera merah putih, melambangkan ketaatan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
=> Bagian Bawah
   - Rokok kretek klobot, berarti Kudus merupakan daerah Industri Rokok (penemu rokok kretek)
   - Jumlah rokok lima, merupakan bulan lahirnya lambang daerah ini (bulan Mei)
   - Dua batang tebu, melambangkan bahwa Kudus ada tebu rakyat yang menghasilkan gula tebu (gula Jawa), dan tebu pemerintah yang menghasilkan gula pasir
   - Ruas enam dan daun sembilan, menunjukkan tahun lahirnya lambang daerah ini yaitu 1969
   - Dua puluh lilin, menunjukkan tanggal lahirnya lambang daerah ini, yaitu 20 Mei 1969
   - Jumlah sembilan jari-jari kemudi, berarti bahwa Kabupaten Daerah Tingkat II Kudus dibagi menjadi sembilan wilayah kecamatan.
   - Benang Lawe, menunjukkan bahwa Kudus juga daerah industri benang tenun (tekstil) baik usaha pemerintah maupun swasta, termasuk juga home industri.

Selain tiga bagian tersebut, masih ada arti dan makna lain dalam lambang daerah Kabupaten Kudus yaitu:
   - Bentuk perisai, mengandung maksud pertahanan dan perlindungan
   - Semboyan NAGRI CARTA BHAKTI, berarti wilayah/ daerah Kudus, 
     pemerintah dan rakyat di daerah yang selalu sibuk bekerja sesuai fungsi masing-masing, 
     sepi ing pamrih, rame ing gawe untuk menuju cita-cita tata tentrem kerta raharja (masyarakat adil dan            makmur lahir batin) dengan bakti, cinta dan taat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia
   - Semua pelisir (tepi dan dalam) berwarna kuning mas, melambangkan kebulatan tekad pemerintah dan           rakyat Kudus menuju masyarakat adil dan makmur  berdasarkan Pancasila
   - Dua buah gunung adalah Gunung Muria (Kudus sebelah Utara) yang menjadi latar belakang daerah              Kudus, di sisi lain ternyata mengandung macam-macam mineral dan hasil pertanian sperti posphat,                mangaan, kopi, panili, kapuk randu, dan lainnya. Di tempat ini terdapat juga Makam Kanjeng Sunan              Muria (Raden Mas Said), salah seorang Wali Sembilan, penyebar agama Islam yang terkenal, 
     tempat istirahat (Pesanggrahan) Colo, air terjun Monthel dan pertamanan.

Sumber : allaboutlogo

*Oemam
Read more ...

Wednesday, 1 January 2014

TERAKHIR PEMBAGIAN BSM UNDAAN

KUDUS-ISK- Hari terakhir Kamis 2/1/2014 pembagian Bantuan Siswa Miskin (BSM) dimulai sejak 5 hari lalu dengan persyaratan foto copy KK, KTP, Akte kelahiran dan yang terjadwal pada hari ini sebanyak 235 siswa siswi dari seluruh SDN di kecamatan Undaan, diantaranya SD 2 Kaliyoso, SD 2 Wates, dan SD 2 Kaliyoso.  
UPTD Pendidikan kecamatan Undaan, tempat pembagian BSM yang di bagikan oleh Bank Jateng  dengan bantuan dana setiap siswa sejumlah Rp 245.000,- dan di potong Rp 20.000,- masuk Rekening  untuk tabungan bagi siswa siswi.  
Dalam pembagian BSM ternyata  dari salah satu Guru di SDN, lupa memberi informasi BSM ini kepada siswanya sehingga adanya kendala dalam pembagian BSM yang nantinya akan di tutup pada pukul 12.00 WIB.

#Sang_Pejuang
*Redaksi
Read more ...
Designed By