Breaking News

Taste Of Java

Landmark Kudus

Listrik Kudus

Bupati Kudus

Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Thursday, 6 February 2014

Pengungsi di Bawah Jembatan Tanggulangin Setuju Direlokasi

 
Kudus - Kamis (6/02/14), Bupati Kudus, H.Musthofa mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir yang berada di bawah jembatan tanggul angin. Warga memilih untuk bertahan di bawah jembatan tanggulangin karena mereka tidak ingin berada jauh dari rumah dan keluarga. Bupati Kudus sangat prihatin dengan kondisi itu karena lokasi tersebut sangat membahayakan untuk dijadikan tempat pengungsian.
Pengungsi di Bawah Jembatan Tanggulangin Setuju Direlokasi

Usai mengunjungi lokasi, Bupati Kudus H.Musthofa mengajak beberapa perwakilan warga untuk “berembug” di balai desa Jati Wetan. Beliau mengerti keinginan warga, namun sangat khawatir karena lokasi tersebut sangat membahayakan. “Saya tahu warga tidak ingin berada jauh dari rumah dan keluarga, tapi mengungsi di bawah jembatan sangat membahayakan”, tutur Bupati Kudus. Pasalnya cuaca di Kudus masih kurang menentu, Bupati Kudus H. Musthofa menghawatirkan jika sewaktu-waktu terjadi banjir bandang atau jembatan ambrol sehingga menelan korban jiwa.
Beliau meminta agar warga secara sukarela untuk pindah ke lokasi pengungsian yang lebih aman dan berjanji akan menyiapkan kebutuhan warga. “Saya berharap warga mau pindah ke lokasi yang lebih aman, silahkan berembug mau pindah kemana, Pemkab akan menyiapkan kebutuhan warga termasuk mobil untuk mengangkut warga dan barang-barang ke lokasi pengungsian yang lebih aman”, ujar H. Musthofa. Untuk memantau kondisi dan keamanan rumah, Bupati Kudus H.Musthofa tidak melarang jika warga menjagawilayahnya secara bergilir.
Pengungsi di Bawah Jembatan Tanggulangin Setuju Direlokasi

Perwakilan warga memahami bahwa mengungsi di bawah jembatan memang membahayakan. Mereka meminta agar diungsikan ke gudang kosong sebelah selatan pom bensin Tanggulangin. Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Kudus H.Musthofa langsung meminta Kepala Bappeda Kudus Drs. Sudjatmiko, M.Pd untuk mengecek lokasi tersebut. Kepala Desa Jati Wetan Suyitnomemberikan alternatif lain kepada pengungsi untuk mengungsi ke perpustakaan SD 1 Jati Wetan jika gudang kosong tersebut tidak bisa menampung seluruh pengungsi.
“Saya meminta dengan sangat agar perwakilan warga disini bisa mempelopori pengungsi lainnya untuk pindah ke lokasi yang lebih aman. Hal ini harus dilakukan karena tempat pengungsian di bawah jembatan Tanggul angin sangat membahayakankeselamatan warga”, ujar Sudjatmiko.
Perwakilan warga pun akhirnya setuju dengan usulan tersebut, dan berjanji akan mengajak warga lainnya untuk pindah ke lokasi pengungsian yang lebih aman. 
(Humas)
Read more ...

Wednesday, 5 February 2014

Dugaan Aset Desa Dijual, Warga Berdemo Menuntut Kejelasan

 KUDUS-ISK- Aksi demostran oleh masyarakat Mijen berani (Majeni) Kamis 06/2 pada pukul 09:15 WIB tadi pagi, di balai Desa Mijen kecamatan Kaliwungu yang berwujud damai anti kekerasan. Orasi yang dibacakan oleh Supriyadi dengan suara  lantang menuntut hak hak atas kepemilikan  desa yang diduga  telah disalahgunakan  oleh mantan Kades Sujono Ks.  Hak hak atas kepemilikan desa berupa tanah Bondo Desa Mijen di jual/ tukar guling kepada para orang orang yang hanya berfikir untuk kepentingan dirinya sendiri. 
Selain itu, buruknya pelayanan adanya sertifikat warga  yang terkatung-katung tidak jelas akhir penyelesaiannya dan juga mahalnya jasa pengurusan KTP dan KK membuat masyarakat geram. Sehingga warga yang berdomisili diwilayah tersebut menuntut kepada pemerintah desa untuk :
1. Segera melakukan penyelamatan aset desa Mijen dari indikasi tindakan penyelewengan untuk keuntungan sendiri.
2. Meminta Laporan Pertanggungjawaban Keuangan  dari mantan Kepala Desa  Mijen Sujono Ks.
3. Menyelesaikan permasalahan sertifikat yang sejak lama sudah terkatung-katung tanpa kejelasan
4. Pemulihan kinerja, produktifitas dan moralitas tatanan sistem pelayanan pemerintahan desa
5. Menuntut mundur perangkat Desa Mijen yang dianggap tidak cakap dalam melakukan pelayanan
6. Serta melakukan langkah mengambil jalur hukum dan melaporkan  apabila terbukti adanya indikasi suatu hal yang melanggar peraturan perundang-undangan oleh aparatur pemerintahan kepada Kepolisian atau Kejaksaan.
Adanya dugaan indikasi penyelewengan aset kekayaan desa dan tidak adanya Laporan Pertanggung Jawaban menjadikan dampak anggaran APBDES desa Mijen 2014 senilai Rp. 260.000.000,- tidak bisa di cairkan karena  ketidak jelasan mengenai  pengeluaran  Anggaran Perencanaan Belanja Pemerintah Desa Mijen tahun 2013 yang belum dilaporkan.

#Sang_Pejuang #Hkr #Mr #Tris_GB
*Redaksi


Read more ...

Monday, 3 February 2014

GELAR PERNIKAHAN DI PENGUNGSIAN





         -0- GELAR PERNIKAHAN DI PENGUNGSIAN   -0-


Kudus- 03/02 06.30 
Balai Desa Megawon jadi Saksi Pemberangkatan Sepasang kekasih ini menuju KUA kota Pati.
Dara kelahiran Tlogo wungu Pati yang di persunting Jejaka asal Karang rowo kecamatan Undaan Kota Kudus ini mengaku senang bisa melangsungkan Pernikahan di tengah-tengah para pengungsi.
 
Bersamaan itu pula berlangsung Penyembelihan 2 ekor Kambing untuk Hajatan Walimatul ursy pada malamnya..

Tiada yang di harapkan dari pernikahan selain Memohon Do'a Restu Semoga menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah dan Warohmah dan menjadikan nya keturunan yang Sholih Sholihah

#Jivan Mengabarkan
Read more ...

Jawaban Sertifikasi Halal Han's Bakery

Kudus - Informasi yang simpang siur terkait Produk Roti "Han's" yang beredar di masyarakat akhirnya terjawab. Pagi 2/2/14 ISK bersama ketua MUI Kudus KH.Syafiq Nashan menyambangi proses produksi roti Han's di Jalan A.Yani. Proses dan penyimpanan bahan baku kita lihat satu per satu.
Mulai dari bahan baku Margarin, minyak padat, minyak goreng semuanya dari perusahaan yang sudah bersertifikat "Halal".

Roti Han's Kudus
Jawaban Serifikasi Halal Han's Bakery

Artinya dugaan terkait bahan baku yang digunakan mengandung lemak babi tidak benar. Hal ini juga didukung dari data sertifikat yang dilampirkan dalam pengajuan sertifikasi Halal oleh MUI Jateng yang tinggal menunggu Auditor. Ketua MUI Kh.Syafiq Nashan juga menandaskan "Saat diketahui bahwa Bahan yang digunakan, proses yang berjalan tidak mengandung lemak babi atau hasil dari olahan babi artinya makanan tersebut Halal adanya. 


Kelengkapan administrasi yang harus beberapa kali kurang tercukupi membuat Proses terasa lambat. Kordinasi MUI Kudus dengan MUI Jawa Tengah diharapkan bisa segera Memperlancar Proses penerbitan sertifikat Halal agar masyarakat tak lagi merasa was was. Sampai saat ini dari keseluruhan perusahaan Roti Bakery di Kudus belum semuanya memiliki sertifikat Halal. Oleh karenanya informasi yang sempat menghebohkan tentang dugaan adanya proses pemakaian lemak babi dalam peroduk roti Han's sudah bisa ditepis.Bahan bahan yang digunakan dan proses yang dilalui tak mengandung bahan haram tersebut.Di sela kunjungan Ketua MUI Kh.Syafiq Nashan sempat mencicipi donat yang masih fresh.

@Mr/Sang_Pejuang/Jivan.
Read more ...

Demam Berdarah Membuat Warga Desa Dersalam Resah


KUDUS-03/02/2014. Warga Desa Dersalam mulai resah terhadap wabah Demam Berdarah yang telah mengakibatkan 4 orang di rawat di Rumah sakit.


Salah satunya Ghifar (7) putra Bapak H.Suindro (45). Setelah kami korfirmasi kepada pihak Kepala Desa Dersalam, Bapak Setya Gunawan Wahib Wahab mengatakan bahwa hal ini sudah di laporkan ke Puskesmas setempat untuk di lakukan penyemprotan atau fogging. 

Pihak Puskesmas juga sudah di tinjau langsung ke lapangan, namun dari pihak Puskesmas sendiri mengatakan bahwa hal itu harus ada prosedurnya yaitu surat keterangan bahwa benar-benar terjangkit Demam Berdarah. Kepala Desa Dersalam juga sudah melaporkan hal tersebut ke pihak Kecamatan Bae supaya cepat di laksanakan penyemprotan atau fogging, namun pihak Kecamatan Bae menyarankan agar Kepala Desa Dersalam langsung mengajukan surat ke DKK (Dinas Kesehatan Kudus) untuk segera di tindak lanjuti, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dan tindak lanjut untuk penyemprotan. Padahal Surat keterangan bahwa benar-benar terjangkit Demam Berdarah sudah ada. (Gula)
Read more ...

Pernikahan Di Tengah Pengungsian


Kudus- 03/02 06.30 Balai Desa Megawon jadi Saksi Pemberangkatan Sepasang kekasih ini menuju KUA kota Pati. Dara kelahiran Tlogo wungu Pati yang di persunting Jejaka asal Karang rowo ini mengaku senang bisa melangsungkan Pernikahan di tengah-tengah para pengungsi. Bersamaan itu pula berlangsung Penyembelihan 2 ekor Kambing untuk Hajatan Walimatul ursy nanti malam.

 
Pernikahan Di Tengah Pengungsian

Tiada yang di harapkan dari pernikahan selain Memohon Do'a Restu Semoga menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah dan Warohmah dan menjadikan nya keturunan yang Sholih Sholihah (Jivan)
Read more ...

Saturday, 1 February 2014

Bupati Kudus, Memulangkan Pengungsi

KUDUS-ISK-Sesunggukan tangis yang mendera dari salah satu pengungsi, di karenakan  rumah terbawa arus banjir tak bersisa.
Banjir yang telah melanda di kabupaten kudus selama satu minggu lebih, kini sudah surut secara perlahan lahan meskipun masih ada genangan air di beberapa rumah warga namun tidak menjadikan masalah karena ketinggian air mencapai bawahnya ketinggian rumah. Sehingga dapat dihuni kembali 

Pengungsi di Laboratorium Kesehatan 
Daerah(LABKESDA) Purwosari sejumlah 50 orang dari desa Undaan kidul kecamatan Undaan dan desa Temulus kecamatan Mejobo hari ini Sabtu 1/2 di pulangkan ke rumahnya masing masing yang di saksikan oleh Bupati Kudus, H.Mustofa.
 
Sebelum di pulangkan, setiap orang di bekali bahan bahan makanan seperti Gula, Sarden, Beras dan lain lainnya. Parahnya  ada pengungsi yang telah kehilangan rumah huninya di karenakan terbawa arus banjir, maka dari pemerintah kabupaten kudus akan segera bertindak untuk meringankan beban pengungsi.
''Segera yang menjadikan Prioritas,'' ujar H.Musthofa Bupati Kudus.
#Sang_Pejuang #Oemam
*Redaksi

Read more ...

Thursday, 30 January 2014

Berkah Dibalik Banjir Bandang Kali Gelis

Kudus - Sejumlah warga di Kudus, khususnya di bantaran Sungai Gelis berburu pasir yang teringgal di sungai tersebut, tepatnya di bawah jembatan Jalan Sunan Kudus kemarin (29/01/14).

Berkah Dibalik Banjir Bandang Kali Gelis 
Mereka beramai-ramai mengeruk timbunan pasir dan dibawa ke bantaran sungai. Pasca hujan lebat yang mengakibatkan air di Kali Gelis meluap pada beberapa hari sebelumnya, timbunan pasir mengendap banyak.

Tidak cuma orang-orang dewasa, sejumlah anak-anak juga mengumpulkan pasir menggunakan pengki,ekrak dan karung. Pasir tersebut ditumpuk di tepi sungai, untuk kemudian dijual kepada pengepul pasir. (cambria)
Read more ...

Semangat Mencari Nafkah Ditengah Genangan Air


Kudus (30/01/14) Walaupun Desa Setro Kalangan masih tergenang air setinggi lutut orang dewasa & harus menyebrang sungai perbatasan antara Kota Kudus & Demak yang juga masih sangat deras aliran nya. Namun hal tersebut tidak menyurutkan niat warga Demak & sekitarnya untuk mencari nafkan bekerja di Kota Kudus, meskipun itu harus menanggung risiko yang sangat besar.


Menurut keterangan dari Warga setempat, dahulu pernah ada wacana untuk membangun jembatan, namun sampai sekarang hal itu belum terealisasikan. Warga sangat berharap agar pemerintah segera membangun Jembatan di daerah tersebut.
Sekedar informasi bahwa sungai tersebut memiliki kedalaman  7 - 10 Meter. (cambria)
Read more ...

Wednesday, 29 January 2014

Gotong Royong Pasca Banjir di Kesambi Mejobo Kudus

Kudus,29/1 Pasca banjir yang melanda di hampir seluruh wilayah di kabupaten Kudus menyisakan lumpur dan tanggul yang jebol.
Dengan semangat gotong royong yang tertanam pada jiwa warga Kudus,segera bahu membahu mengisi karung untuk bisa segera menutup tanggul yang menganga.
Mulai dari sehabis Magrib sampai pukul 11 malam warga desa Kesambi kecamatan Mejobo Kudus Kerigan (Istilah bahasa Kudus artinya gotong royong,red),dan dilanjutkan hari Rabu pagi sampai sore.
Diharapkan dengan diperbaikinya tanggul setidaknya mampu menahan laju air seandainya terjadi banjir pada sungai Piji lagi. Pasca banjir saat ini dimanfaatkan warga untuk memperbaiki saluran air atau tanggul yang mengalami kerusakan agar tak menggenangi rumah warga ataupun sarana umum lain.ISK News.

Read more ...

Tuesday, 28 January 2014

Bupati Kudus Tinjau Banjir Bandang Wonosoco

Bupati Kudus H. Musthofa
Bupati Kudus H. Musthofa
Kudus - Bencana alam di wilayah Kabupaten Kudus bertambah lagi. Setelah banjir dan tanah longsor juga terjadi banjir bandang. Banjir bandang terjadi di Desa Wonosoco Kecamatan Undaan pada Selasa 28 Januari 2014 dinihari pada pukul 03.00 wib.

Banjir bandang dari aliran sungai di area wana wisata sendang dewot yang  terjadi  sekitar 15 menit ini mengakibatkan sekitar 10 rumah warga kemasukan air bercampur lumpur. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini namun warga sempat di buat panik karena air berlumpur  masuk kedalam rumah mereka.  Ada dua rumah warga yang mengalami kerusakan yakni tembok belakanng rumah jebol . Sementara dari delapan rumah warga lain hanya perabotan rumah tangga  yang mengalami kerusakan dan terendam lumpur.

Atas kejadian ini pada Selasa  pagi Bupati Kudus H.Musthofa langsung meninjau lokasi kejadian bersamaan dengan gotong royong warga membersihkan perabotan dan rumah mereka yang terendam lumpur. Dalam kesempatan itu Bupati sekaligus menyerahkan bantuan berupa bahan makanan dan peralatan untuk membersihkan genanangan lumpur.

"Kami berharap untuk masa yang akan datang tidak lagi terjadi banjir bandang di Desa Wonosoco. Warga diharapkan untuk menjaga lingkungan dan tidak buang sampah di sungai" , Himbau Bupati Kudus H. Musthofa. 

"Kami juga berencana akan memperbaiki  alur sungai karena dianggap terlalu sempit  dan akan menata kembali  tempat wisata sendang  dewot agar aliran sungai yang bersebelahan dengan lokasi wisata', imbuhnya. 
Sumber: Humas Pemkab Kudus
*Redaksi 
Read more ...

Sunday, 26 January 2014

Berbagi keceriaan ISK dengan anak anak korban banjir

Kudus, Musibah banjir yang sampai saat ini belum sepenuhnya surut, membuat warga desa Karang Rowo Kecamatan Undaan masih bertahan di pengungsian di balai desa Megawon kecamatan Jati.
Saat ISK datang untuk berbagi,dengan ramah kepala desa Megawon Nor Asag dan istrinya Ny.Erwin menyambut dengan ramah.

Begitu sampai di lokasi pengungsian yang sebagian adalah anak anak dan ibu ibu sedang makan siang bersama,sedang para Orang tua laki laki menengok rumah yang menurut para ibu masih terendam sebatas perut dalam rumah di halaman sampai sebatas leher.

Hal ini membuat Team ISK berbagi Kebahagiaan dengan anak anak,dengan bernyanyi sambil membuat lingkaran bertepuk tangan dan bersama sama meluapkan kebahagiaan.
Semoga dengan luapan kegembiraan mampu membuat anak anak korban banjir ini bisa sedikit menghilangkan trauma.Keceriaan anak anak yang terpancar dari wajah lugu itu membuat Team ISK berfikir dan berdoa Semoga Musibah yang terjadi tak membuat senyum lugu nanak anak jadi hilang.

Redaksi.
Read more ...

Saturday, 25 January 2014

Jalur Kudus Demak Sudah Dapat Dilalui

Kudus (26/01/14) Jalur Kudus Demak Sudah dapat dilewati untuk satu arah ke arah Semarang, Adapun jalur tersebut hanya dapat dilalui oleh kendaraan besar termasuk Bus Jurusan Surabaya Semarang. Khusus Kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi masih belum bisa melewati jalur tersebut.

Jalur menuju Semarang yang sempat macet 5 hari sejak Selasa kemaren. Secara Perlahan Truk mulai berjalan, Saat ini Kendaraan Truck yang terjebak selama beberapa hari mulai terurai di Jalan lingkar Terminal Kudus. Sementara Pengurukan masih terus berlangsung di sisi Jalur dari Semarang.
Read more ...

Jeritan Korban Genangan Air Di Kudus

Kudus (26/01/14) Inilah Jeritan korban genangan air di Kudus Pekan ini. Beberapa Kebutuhan Bahan pokok menjadi langka jika ada harganya pun melonjok tinggi. Dimulai dari langkanya BBM dimana antrian membeludak menyelimuti SPBU, Diikiuti oleh gas 3 KG yang sangat sulit ditemui. Ini merupakan efek domino dari terputusnya akses jalan raya Kudus Demak yang disebabkan oleh genangan air yang mencapai 150 cm. Semoga dalam waktu dekat Kudus kembali bangkit dan berjalan normal kembali. Amin 

#cambria

Jeritan Korban Genangan air Di Kudus
Read more ...

Si Jago Merah Melalap Wisma Muslimin



Si Jago Merah Melalap Wisma Muslimin
Kudus Jawa Tengah -  Terjadi Kebakaran Sebuah Rumah di Desa Janggalan tepatnya di gang Jenggolo Rt.01/02 terjadi pada pukul 23:10 WIB
(25/01/14) dengan nama pemilik Bapak H. Noor Cholis (73). Kebakaran di akibatkan oleh Konsleting listrik, tak ada korban dalam kebakaran tersebut namun mengalami kerugian yang di taksir mencapai ratusan juta rupiah. Dalam memadamkan sang jago merah memakan waktu 1 jam lebih dengan 5 unit pemadam kebakaran.

#Oemam #Sang_Pejuang #Jivan #K_2000_NA #Rowman


Read more ...

Friday, 24 January 2014

Kelangkaan BBM Pasca Genangan Air di Kudus

Kudus (24/1/2014) Kondisi antrean di SPBU Matahari, Ngembal Rejo dan Prambatan tak terkecuali juga semua SPBU yang ada di Kudus dimana antrian sangat padat dan Panjang. Hal ini disebabkan Pengiriman BBM menjadi terhambat, Namun saat ini pengiriman berangsur angsur datang melalui jalur Welahan.
 

SPBU Prambatan
SPBU Prambatan

Untuk para konsumen diharapkan bisa lebih tertib mengantri agar semua bisa menjadi nyaman dan dalam kesulitan kita selalu menjaga Ketertiban.



SPBU Ngembal
SPBU Ngembal




  
Read more ...

Pantura Timur Terisolasi

Banjir Kudus
Kudus (24/1/14) Kondisi terakhir terminal Kudus masih belum bisa dilalui oleh kendaraan bermotor
Diharapkan dengan adanya pengurukan menggunakan Batu Kris mampu membuat arus lalu lintas Pantura terputus bisa segera berfungsi kembali.


Banjir Kudus
Bagi Pengguna jalan yang menggunakan Mobil masih belum diperbolehkan melintas,karena dikhawatirkan bisa memperparah kemacetan yang terjadi. (Mr.)

Read more ...

Motor Terbakar di Mbejagan

Kudus (24/1/14) Terjadi Peristiwa terbakarnya Sepeda  Motor Honda GL di sebelah utara traffic light mbejagan dengan Nomor Polisi K 3081 RB. Pemilik kendaraan tersebut bernama Abdullah mengaku peristiwa tersebut bukan karena penyebab kecelakaan, akan tetapi di duga konsleting pada kendaraan bermotor. Kejadian tersebut mengakibatkan kemacetan di jalan tersebut.
Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian yang di taksir mencapai jutaan rupiah.


#Sang_Pejuang #Oemam #Bodong #K_2000_NA
Read more ...

Tuesday, 21 January 2014

Bupati Kudus Rela Ngrubyuk di Lokasi Banjir

Kudus,bencana banjir yang sedang melanda hampir di semua kecamatan di Kabupaten Kudus,dikarenakan tingginya curah hujan yang terjadi.Menurut Ma,rufin Sudibyo..tim Astronomi Jateng/nasional
Pantauan awan Cumulonimbus (CN) hingga semalam 19 Januari 2014 pukul 19:00 WIB (BMKG) dan 20:00 WIB (NASA). Awan cumulonimbus adalah awan sumber hujan deras, maka potensi hujan di bagian barat pulau Jawa masih tinggi. Ada awan CN di atas Kudus-Jepara-Pati-Rembang (Jawa Tengah) dan ada juga di atas Pacitan-Kediri.
Tentu saja hal ini tak perlu ada yang disalahkan mengingat situasi ini memang karena Cuaca yang ekstrim terjadi di hampir seluruh wilayah tanah air.

Bupati Kudus H.Mustofa menunjukan kepedulian dan ikut merasakan betapa sulitnya situasi korban yang saat ini alami.Dengan bahasa Jawa ngrubyuk bupati ingin tetap dekat dengan rakyat.Dalam dialog singkat dengan warga yang berada di balai desa Gulang,tampak warga merasa diayomi dan mendapat perhatian.

Kunjungan yang dilakukan tentu saja bukan hanya meninjau lokasi yang parah terjadi,namun lebih kearah pengenalan wilayah yang lebih nyata.Sehingga saat rapat koordinasi penanggulangan bencana yang terjadi akan lebih dapat dikupas akar permasalahan dan pencarian jalan keluar yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Tak hanya itu,dari waktu ke waktu harapan untuk mampu membangun Kudus lebih sejahtera bukan lagi sebagai selogan belaka,namun diharapkan benar benar bisa diaplikasikan menjadi Kesejahteraan yang bisa terukur dari segala aspek kehidupan.Walaupun saat ini sedang dirundung bencana,Semangat dan tekat untuk bisa membawa Kudus makin sejahtera masih kuat terpancar dalam kepedulian terhadap masyarakat agar tetap bersemangat untuk bangkit dan tetap optimis untuk bisa bersama sama menuju kwalitas hidup jauh lebih baik.Mr/TrisGb/Foto:Humas Pemkab.
Read more ...

Sunday, 19 January 2014

Tanggul Kesambi Kritis, Terancam Banjir

KUDUS-ISK- Intensitas curah hujan yang semakin meningkat di beberapa hari ini, di sepanjang tanggul desa Kesambi kecamatan Mejobo, kritis tak mampu menampung debit air yang terus meningkat. Berbagai cara yang dilakukan masyarakat, membuat bendungan dengan bahan seadanya, agar airnya tidak meluap yang dapat menenggelamkan tempat penduduk setempat. 
 
Namun usaha dari masyarakat yang berhari hari dengan seribu cara  mengupayakan  kapasitas tanggul terus bertahan, sejak kemarin dan kini Senin  20/1  hasilnya pun tanggul tetap kritis sehingga pemukiman desa Kesambi dan sekitarnya terancam Banjir.

Menurut warga sekitar, Muh Zammad (55) debit air yang meluap ini, sudah terjadi pada kemarin malam, Sabtu 00.05 WIB di karenakan selain  curah hujan yang terus mengguyur faktor lainnya di karenakan rehab tanggul yang belum genap satu tahun sehingga kapasitas tanggul tak mampu terus bertahan.

Kondisi terakhir, sungguh miris banyak air yang meluber kemana mana dengan ketinggian lutut orang dewasa. Jika keadaan ini terus di biarkan, di khawatirkan terjadinya banjir bagi pemukiman warga setempat. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) dan Team SAR sampai sekarang masih mencari jalan keluar untuk mengupayakan agar tidak terjadinya banjir.

#Sang_Pejuang #Oemam #A6
*Redaksi



Read more ...
Designed By